Berternak Landak Mini

Berternak Landak Mini ? Mudah?

Sebagian orang akan menjawab MUDAH dan sebagian lagi menjawab “SULIT”. Tergantung kecintaan kita pada landak dan ketelatenan kita mengurus pet

Landak memerlukan perlakuan khusus saat hamil.

1. Suasana yang tenang

Mutlak diperlukan, setenang apa? benar2 tenang dan nyaman, dengan sirkulasi udara yang cukup. Bahkan tenang berarti tenang didalam kandangnya (tidak ada mahkluk lain ataupun landak lain di dalam kandangnya) dan juga tenang diluar kandang. Bahkan setelah melahirkan pun, beeding tidak boleh diganti sampai anak2nya aman. Begitu juga pemberian pakan, usahakan mengganggu seminimal mungkin

2. Makanan yang cukup

Asupan nutrisi yang memadai, baik jumlah asupan protein dan juga air minum’nya

Dua hal diatas adalah hal inti, diluar itu masih banyak hal yang berhubungan dengan karakter landak yang kita miliki. Banyak yang berhasil melahirkan, namun gagal merawat hingga dewasa dengan berbagai kendala, si anak dimakan induknya lah, gak disusuin lah, disingkirkan menjauh dll

Jangan katakan “Tega yah, anak sendiri dimakan”, jujur saya paling sebal dengan pernyataan ini. Si breeder nggak tau kebutuhan si ibu landak, namun malah menyalahkan “ketegaan” si ibu landak. Perlu diketahui, naluri pada beberapa hewan untuk melindungi anaknya adalah dengan memakannya. Bahkan pada anjing, hamster dan beberapa mamalia lain melakukan hal yang sama. Saat sang induk merasa ada ancaman dari luar yang membahayakan anak’nya, maka secara naluri, dia akan menyembunyikan anak’nya dengan cara memasukkan anak’nya kedalam mulut

Jadi, salah siapa donk? salah yang mengancam atau salah yang terancam? tentu saja salah kita sebagai breeder yang kurang menjaga ketenangan saat landak beranak. Gangguan dari tikus serta gonggongan anjing juga bisa menjadi sumber “bahaya” bagi si ibu landak.

Oleh karenanya, saya sarankan, peliharalah landak dalam kurun waktu yang cukup untuk memahami karakternya, baru mulai untuk breeding. Jangan nyemplung langsung breeding, selain bisa rugi, juga bisa bikin stress melihat anakan yang “gagal”

Reproduksi Landak

1. Reproduksi kapan dan bagaimana

Pada habitat aslinya, mereka menyambut musim kawin dengan teriakan riuh rendah para jantan, mirip dengkuran. Mereka mulai berubah bentuk. Kelenjar kelaminnya membengkak, sampai perutnya membuncit. Tetapi perut buncit ini justru membuat mereka seksi di mata para betina. Landak jantan akan memamerkan perut buncitnya sambil mengelilingi betinanya terus-menerus, diiringi dengkuran secara berkala yang ritmis, sampai betina yang dirayu akhirnya merebahkan semua duri tegangnya.

Rayuan gombal berakhir, dan diikuti acara pacaran, berupa endus-endus. Selesai acara ini, proses kawin dimulai. Bagi yang berjiwa romantis, jangan pernah membayangkan suasana mesra. Saat kawin, landak akan saling mengigit, mendesis, jambak2an, bantingan2an (hehe, 2 terakhir agak hiperbola), bahkan sampai berdarah-darah. Landak jantan akan mengelilingi yang betina beberapa jam sebelum acara kimpoi, setelah mengelilingi 10-12 kali, akhirnya yang betina tunduk, merebahkan durinya dan si jantan berpegang pada bahu si betina dengan mengigitnya dan terjadilah proses alami yg akan menghasilkan regenerasi.

Siapkah Anda Mengawinkan Landak Mini?

Beberapa orang mengaku merasa mudah saat pertama kali membiakan landak mini, namun ada juga yang menjadi pengalaman menyedihkan dan akhirnya mereka menyerah begitu saja. Jadi, sebelum mencoba membiakan (breeding) landak mini, ada beberapa hal penting yang perlu anda pertimbangkan.

  • Siapkah anda menghadapi kematian bayi-bayi landak? Hal ini sangat umum pada induk betina ketika pertama kali melahirkan akan meninggalkan (menolak) atau memakan bayi mereka. Tingkat kelangsungan hidup bayi landak pada pembiakan pertama adalah sekitar 70 %.
  • Siapkah anda menghadapi kematian induk betina? Hal tersebut bisa terjadi ketika bayi yang akan dilahirkan tersangkut di rahim dan akhirnya induk landak maupun bayinya tidak akan selamat. Mungkin masalah ini jarang, tapi tidak mustahil akan terjadi.
  • Apakah anda memiliki kandang dan ruangan yang ideal untuk keturunannya? Jangan berpikir bahwa anda akan memperoleh banyak uang dengan bayi landak. Bayi landak tidak semuanya dapat dijual. Jadi, anda harus mempersiapkan kandang dan ruangan yang nyaman bagi bayi-bayi landak.
  • Apakah anda siap memberi makan pada bayi landak bila ada sesuatu yang darurat? Hal ini sangat memakan waktu dan tidak selalu berhasil. Dan dapat benar-benar menyakitkan kehilangan bayi landak setelah anda menghabiskan berhari-hari atau berminggu-minggu mencoba menyelamatkannya.
  • Apakah anda siap membiarkan induk landak sendirian selama dua hingga tiga minggu? Induk landak sering membutuhkan privasi setelah melahirkan bayi-bayinya.

Apakah anda memiliki waktu untuk menangani bayi landak mini yang telah cukup umur (lepas susu)? Bayi-bayi yang sudah bisa ditangani perlu diajak bermain agar dapat bersosialisasi dengan anda dan lingkungan di sekitarnya

10 Hal Penting Ketika Mengawinkan Landak Mini

1.       Karakteristik landak betina

Pastikan awalnya bahwa landak betina dalam keadaan sehat. Tidak ada salahnya untuk membawanya ke doter hewan untuk memastikan landak betina bebas dari parasit internal maupun eksternal. Pastikan juga landak betina tidak terlalu gemuk (apakah dapat menggulung menjadi bola?) dan tidak terlalu kurus (apakah sisi perutnya terlihat cekung?). Usia kawin yang ideal untuk landak betina adalah antara 6 hingga 12 bulan. Kurang dari itu, fisik landak betina tidak cukup matang. Landak betina dapat hamil ketika masih berumur 8 minggu, tapi sangat tidak sehat dan dapat menyebabkan kekurangan gizi dan masalah lainnya. Landak betina masuk ke tahap menopause sekitar 2,5 hingga 3 tahun. Pembiakan landak pada masa-masa menopause sering memiliki masalah kekurangan gizi atau kematian, sehingga biasanya landak betina pensiun dari pembiakan pada usia 2,5 tahun.

Temperamen landak betina adalah hal yang penting untuk dipertimbangkan ketika memutuskan mengawinkannya. Alasannya bahwa sebagian temperamen landak mini akan diwariskan, sehingga pembiakan landak mini yang memiliki temperamen tenang atau ramah adalah cara terbaik untuk mendapatkan bayi yang ramah pula.

2.       Karakteristik landak jantan

Sekali lagi, kesehatan adalah sesuatu yang penting untuk dipertimbangkan. Landak jantan biasanya bisa berkembang biak sepanjang masa hidupnya jika mereka sehat. Pastikan landak jantan tidak sedarah dengan landak betina. Pembiakan sedarah dapat menyebabkan anomali fisik, masalah kesehatan, dan temperamen buruk. Landak jantan mulai memasuki masa subur ketika berumur 8 minggu, walaupun beberapa orang menunggu hingga minimal berumur 4 bulan. Sama halnya dengan landak betina, carilah landak jantan dengan temperamen yang baik.

Ada banyak cara tentang mengawinkan landak mini, informasi di sini adalah hal yang biasa dilakukan dan bekerja dengan baik. Ketika landak betina diletakkan sekandang dengan landak jantan, biasanya landak jantan akan mengejar landak betina tapi ada juga yang tidak. Perhatikan apakah mereka berkelahi, jika tidak maka biarkan selama 3 hari hingga seminggu tergantung pada perilaku mereka. Lalu pisahkan keduanya.

3.       Kandang

Landak betina memerlukan privasi, maka sediakan tempat persembunyian yang nyaman di dalam kandang. Bisa menggunakan kotak sepatu yang dilubangi sesuai ukuran landak. Kandang harus memiliki dinding yang solid dan tinggi sehingga bayi-bayi landak tidak dapat memanjatnya. Kontainer plastik bekerja sangat baik untuk hal ini. Lalu tempatkan kandang di ruangan yang sunyi.

4.       Kehamilan

Rata-rata lama kehamilan landak adalah 37 hari (sejak pertama kali dikawinkan hingga kelahiran). Paling cepat adalah 33 hari dan paling lama 50 hari, namun sebagian besar antara 35 hingga 39 hari. Pada hari ke 30, anda harus membersihkan kandang secara menyeluruh karena anda tidak boleh membersihkan kandang hingga bayi berumur 3 hingga 4 minggu.

5.       Bagaimana mengetahui landak mini telah hamil?

Kadang-kadang perut landak akan ketat dan keras, mungkin juga terlihat benjolan. Pertumbuhan berat badan signifikan, dan kadang-kadang putingnya akan terlihat jelas. Hal ini bisa sangat sulit, siaga lah, dan berikan waktu paling sedikit 40 hari sejak pertama kali dikawinkan sebelum anda memutuskan apakah landak sudah hamil atau belum.

6.       Bagaimana jika tidak hamil?

Jika pertama kali anda gagal mengawinkan landak mini, teruslah berusaha jangan menyerah! Beberapa landak betina mungkin tidak menyukai pasangannya, dan mungkin membutuhkan beberapa percobaan. Coba kawinkan dengan landak jantan yang lain. Hal ini bisa 2 hingga 3 kali percobaan, bahkan ada yang telah mencapai 10 landak jantan baru berhasil. Terserah anda untuk memutuskan, tapi jika landak betina dalam keadaan sehat maka tidak ada salahnya untuk mencoba lagi.

7.       Ada bayi! Apa yang harus anda lakukan?

Anda mengetahui ada bayi dengan melihatnya atau mendengar suara deritnya. Apapun yang anda lakukan, usahakan untuk membiarkan induk landak sendiri. Cobalah untuk tidak mengganggunya (walaupun hanya untuk melihatnya). Landak betina sering meninggalkan bayinya tersebar sampai semua bayi lahir, jadi anda tidak perlu khawatir tentang bayi yang berserakan, tunggulah beberapa waktu dan biarkan induk landak yang mengkondisikan bayi-bayinya. Banyak induk landak yang memakan bayinya jika mereka stress dan itu adalah risiko yang harus anda terima jika anda menganggunya! Jika ada sesuatu yang darurat dan membutuhkan peran anda, gunakan sendok yang telah digosokkan atau disimpan di dalam kandang sehingga baunya tidak asing bagi induk landak.

8.       Kapan anda dapat memegang bayi landak?

Aturan umum biasanya jika bayi landak telah berumur 3 minggu atau lebih. Hal lainnya adalah sikap induknya, jika tenang dan santai maka induk betina akan membiarkan anda akrab bermain dengan bayinya. Para induk betina yang galak dan mengancam kedatangan anda bisa mengigit bayinya bahkan memakannya. Lebih baik anda menunggu hingga bayi landak berumur 4 minggu agar tidak terlalu berisiko.

9.       Kapan bayi landak lepas susu?

Induk landak akan memulai proses penyapihan (lepas susu) ketika bayi berumur 3 hingga 4 minggu. Di umur 3 minggu bayi landak biasanya sudah memiliki gigi dan 4 sampai 4,5 minggu mereka akan mulai mencoba makanan padat dan menggunakan botol air. Pada umur 6 minggu biasanya induk landak tidak mau menyusui bayinya, dan jika tampak agresif terhadap bayi-bayinya maka pisahkan segera. Juga pisahkan segera jika ada anak landak yang agresif sehingga mereka tidak akan saling menyakiti.

10.   Kapan indukan bisa dikawinkan lagi?

Setelah bayi landak benar-benar disapih, sebaiknya induk betina diistirahatkan terlebih dahulu selama 2 hingga 3 minggu sebelum dikawinkan kembali. Hal ini berguna untuk memulihkan organ-organ reproduksinya dan juga mencegah stres.

Semoga dapat membantu temen² yg ingin beternak landak mini .

345 votes, 5.00 avg. rating (100% score)

Penyakit Landak Mini

Penyakit-penyakit umum yang biasa menyerang landak mini adalah :

- Jamur, ini adalah penyakit umum yang disebabkan oleh kondisi lingkungan yang kurang bersih, jamur pada landak mini umumnya menyerang bagian kulit, muka, dan telinga. Bahkan pada telinga bisa menyebabkan lendir yang keluar dari telinga.

- Kutu, ini juga ditimbulkan karena lingkungan yang kuran bersih, bahkan kutu senang berpindah-pindah tempat dari landak yang satu ke landak yang lainnya. Jadi hati-hati kalau anda memelihara beberapa ekor landak mini.

- Obesitas, penyakit ini disebabkan karena landak mini terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak dan gula yang tinggi. Bahkan obesitas dapat menyebabkan penyakit hati berlemak yang sangat berbahaya untuk landak mini.

- Influenza, lagi-lagi penyakit ini disebabkan oleh lingkungan yang kurang bersih terutama pada serbuk kayu yang digunakan, oleh karena itu, jangan memilih serbuk kayu yang terlalu halus kandungannya untuk landak mini.

- Scabbies, ternyata landak mini juga bisa terserang scabbies yang biasanya menyerang kucing / anjing, ini disebabkan karena interaksi dengan binatang lain yang kotor seperti tikus, kucing kampung, dll.

# Adapun penyakit yang berbahaya yang dapat menyerang landak mini adalah :

- Kanker, seperti pada manusia landak mini juga tak jarang terserang kanker, juga sering menimbulkan tumor pada tubuh landak mini.

- Hati berlemak, ini penyakit yang sangat berbahaya bagi landak mini, disebabkan karena makanan yang tidak diatur dengan baik, dan terlalu sering mengkonsumsi makanan berlemak tinggi.

Hal terbaik yang dapat kita lakukan setelah mengetahui penyakit-penyakit diatas adalah melakukan pencegahan lebih baik daripada mengobati, berikut cara pencegahan penyakit landak mini :

  • Angkat kotoran pada serbuk setiap hari dan ganti seluruh serbuk setiap 5 hari sekali.
  • 1 bulan sekali cuci bersih kandang landak mini dengan antiseptik.
  • 2 minggu sekali mandikan landak mini dengan antiseptik.
  • Bersihkan kuku, telinga, dan anggota tubuh landak mini yang rentan kotor.
  • Hindari landak mini diganggu oleh binatang lain seperti kucing, tikus, cicak, dll.
  • Sering menjemur landak mini di pagi hari.

Namun, apabila landak mini anda telah terserang penyakit-penyakit tersebut, anda dapat mengobatinya dengan cara-cara Pengobatan penyakit landak mini dapat  dilakukan sesuai dengan penyakitnya :

- Jamur & kutu : biasa diobati dengan cara memandikan landak mini dengan sabun antiseptik, dan menjemur landak mini di bawah matahari pagi.

- Obesitas : dapat dinormalkan kembali dengan cara mengubah makanan landak mini, mungkin landak mini anda selama ini makan makanan yang mengandung banyak protein, lalu mengurangi porsi makannya, juga dapat dinormalkan dengan cara memperluas kandangnya sehingga landak mini dapat bergerak dengan bebas.

- Influenza : dapat disembuhkan dengan memberikan obat flu sesuai dengan dosis untuk landak mini dan menjemur landak mini.

- Scabbies : satu-satunya cara untuk mengobatinya adalah dengan disuntik (biasanya dibawa ke dokter hewan)..

456 votes, 5.00 avg. rating (100% score)

Mengenal Landak Mini

Apa itu landak mini atau Hedgehog?

Landak mini secara umum dikenal sebagai mamalia kecil dengan lapisan kaku, yaitu duri runcing menutupi punggung mereka. Mereka memiliki hidung runcing, dan mata yang agak menonjol terletak di sisi wajah. Telinga mereka biasanya bulat, meskipun dalam beberapa spesies, bisa jadi memanjang, dan terletak tinggi di sisi kepala. Mereka memiliki ekor yang kecil dan pendek, dan secara fungsional sangat sedikit digunakan. Mereka dapat menggulung seperti bola duri ketika terancam.

Tips Memulai Landak sebagai Pet kesayangan

Dimana saya bisa membeli hedgehog?

Disarankan, membeli hewan peliharaan dari peternak daripada di toko hewan. Tapi jika anda membeli di pet shop pada akhirnya, jangan lupa tanyakan informasi akan tanggal lahir atau umurnya. Dan pastikan hedgehog atau pet apapun dalam kondisi fit.

Kalau beli 1 apakah tidak kesepian?

Anda tidak perlu pusing untuk membeli 2 ekor hedgehog, karena pada dasarnya mereka hidup menyendiri atau solitaire yang artinya anda bisa memelihara hanya 1 ekor landak dan berani jamin, si landak susu tidak akan kesepian atau mencoba kabur. Dan umumnya mereka tidak suka bersama-sama dalam satu kandang.

Cara Memandikan Landak

Hedgehog atau landak susu sesuai dengan habitatnya tinggal dipermukaan tanah, mereka wajib dalam kondisi. Oleh sebab itu tidak perlu dimandikan terlalu sering. Hanya karena kebutuhan kita akan landak sebagai pet, maka kita juga mewajibkan mereka bersih dan wangi supaya sehat untuk udara dirumah kita sendiri.

345 votes, 5.00 avg. rating (100% score)

Jenis – Jenis Landak Mini

Albino

Durinya semua berwarna putih susu, tanpa ada warna lain
Muka dan bulu bagaian bawah tubuhnya berwarna putih
Kulitnya berwarna merah muda & matanya berwarna merah
Hidungnya juga berwarna merah muda

Umur 2 bulan (Remaja) Rp.1 juta/pasang
Jantan saja 400rb/ekor
Betina saja 800rb/ekor
Umur 8 bulan (Indukan) Rp.1,5 juta/pasang
Jantan saja 600rb/ekor
Betina saja 1,1jt/ekor

Salt & Pepper

Durinya berwarna putih dibalut hitam
Mukanya putih dengan warna hitam pada hidung & telinga
Bulu pada bagian bawah tubuhnya berwarna putih
Warna kulit pada bagian atas tubuhnya berwarna hitam
Hidungnya hitam

Umur 2 bulan (Remaja) Rp.1,2 juta/pasang
Jantan saja 500rb/ekor
Betina saja 900rb/ekor

Umur 8 bulan (Indukan) Rp.1,7 juta/pasang
Jantan saja 700rb/ekor
Betina saja 1,2jt/ekor


Pinto

Pinto sebenarnya lebih kearah corak warna, bukan warna baru pada Landak Mini
Corak Pinto dapat dilihat dari adanya kekurangan warna pada durinya dan kulit dibalik durinya
sehingga terlihat seperti bercak-bercak putih
diluar bercak putih, warna durinya sama seperti Salt & Pepper
Umur 2 bulan (Remaja) Rp.1,4 juta/pasang
Jantan saja 600rb/ekor
Betina saja 1jt/ekor
Umur 8 bulan (Indukan) Rp.1,9 juta/pasang
Jantan saja 800rb/ekor
Betina saja 1,3jt/ekor


Silver
Durinya putih, dibalut warna hitam, 30-50% durinya putih solid.
Bulu perut bawah berwarna putih.
Mukanya berwarna putih dengan warna hitam di telinga & hidung.
Warna kulit pundaknya hitam sekali.
Warna hidung hitam.
Matanya berwarna hitam.
Umur 2 bulan (Remaja) Rp.2 juta/pasang
Jantan saja 1 juta/ekor
Betina saja 1,5 juta/ekor
Umur 8 bulan (Indukan) Rp.2,5 juta/pasang
Jantan saja 1,3 juta/ekor
Betina saja 1,8 juta/ekor


Charcoal (Snowflake Gray)
Durinya antara 30% – 70% putih solid, sisanya berwarna putih dibalut hitam

dengan ujungnya berwarna coklat karat.
Mukanya berwarna hitam.
Warna kulit pundaknya abu-abu
Warna hidung hitam.
Matanya berwarna hitam.
Umur 2 bulan (Remaja) Rp.2 juta/pasang
Jantan saja 1 juta/ekor
Betina saja 1,5 juta/ekor
Umur 8 bulan (Indukan) Rp.2,5 juta/pasang

Jantan saja 1,3 juta/ekor
Betina saja 1,8 juta/ekor


Silver Charcoal
Durinya seperti charcoal diatas, hanya saja durinya berwarna putih dibalut dengan warna abu-abu terang.
Mukanya berwarna hitam.
Warna kulit pundaknya abu-abu gelap, hampir hitam.
Warna hidung hitam.
Matanya berwarna hitam.
Umur 2 bulan (Remaja) Rp.2,5 juta/pasang
Jantan saja 1,3 juta/ekor
Betina saja 1,8 juta/ekor
Umur 8 bulan (Indukan) Rp.3 juta/pasang

Jantan saja 1,6 juta/ekor
Betina saja 2,1 juta/ekor


Platinum (dasar hitam)
Durinya antara 95% – 97% putih solid, sisanya berwarna putih dibalut warna abu-abu muda.
Kupingnya berwarna hitam.
Mukanya berwarna hitam.
Warna kulit pundaknya berwarna hitam pekat.
Warna hidung seperti hitam.
Matanya berwarna hitam.

Indukan Rp.5 juta/pasang
Jantan saja 3 juta/ekor
Betina saja 3 juta/ekor


Platinum (dasar coklat)
Durinya antara 95% – 97% putih solid, sisanya berwarna putih dibalut warna coklat.
Kupingnya berwarna hitam.
Mukanya berwarna coklat muda.
Warna kulit pundaknya berwarna abu-abu muda.
Warna hidung warna hati gelap, hampir coklat.
Matanya berwarna hitam.

Indukan Rp.5 juta/pasang
Jantan saja 3 juta/ekor
Betina saja 3 juta/ekor


Brown Snowflake
Durinya antara 30% – 70% putih solid, sisanya berwarna putih dibalut warna coklat muda oak.
Beberapa duri juga mungkin dibalut coklat.
Mukanya berwarna muda.
Matanya ada cincin biru muda disekitar sisi luar.
Warna kulit pundaknya berwarna merah muda dengan sebagian kecil pigmen abu-abu.
Warna hidung seperti hati dengan bercak hitam.
Umur 2 bulan (Remaja) Rp.2,5 juta/pasang
Jantan saja 1,3 juta/ekor
Betina saja 1,8 juta/ekor
Umur 8 bulan (Indukan) Rp.3 juta/pasang
Jantan saja 1,6 juta/ekor
Betina saja 2,1 juta/ekor


Brown
Durinya putih dibalut warna coklat muda kayu oak.
Tidak lebih dari 5% durinya yang solid putih.
Muka berwarna muda.
Pada matanya terdapat lingkaran biru muda disekitar sisi luar matanya.
Kulit pundaknya berwana merah muda dengan sedikit pigmen warna abu-abu.
Warna hidung seperti hati dengan bercak-bercak hitam.
Umur 2 bulan (Remaja) Rp.2,5 juta/pasang
Jantan saja 1,3 juta/ekor
Betina saja 1,8 juta/ekor
Umur 8 bulan (Indukan) Rp.3 juta/pasang
Jantan saja 1,6 juta/ekor
Betina saja 2,1 juta/ekor


Chocolate
Durinya putih dibalut warna coklat gelap.
Mukanya berwarna coklat muda.
Kulit pundaknya berwarna abu-abu muda.
Hidungnya berwarna hati gelap, hampir hitam.

Umur 2 bulan (Remaja) Rp.2,5 juta/pasang
Jantan saja 1,3 juta/ekor
Betina saja 1,8 juta/ekor
Umur 8 bulan (Indukan) Rp.3 juta/pasang
Jantan saja 1,6 juta/ekor
Betina saja 2,1 juta/ekor


Cinnamon

Durinya putih dibalut warna coklat muda “cinnamon”.
Tidak lebih dari 5% durinya yang solid putih.
Mukanya tdk ada warna dominan.
Perut bawahnya putih.
Kulit pundaknya berwana merah muda.
Warna hidung seperti hati.

Umur 2 bulan (Remaja) Rp.2,5 juta/pasang
Jantan saja 1,3 juta/ekor
Betina saja 1,8 juta/ekor
Umur 8 bulan (Indukan) Rp.3 juta/pasang
Jantan saja 1,6 juta/ekor
Betina saja 2,1 juta/ekor


Black Eyed Cinnicot
BLACK-EYED CINNICOT
Durinya putih, 50% nya dibalut warna Cinnamon dan sisanya warna orange beige pucat.
Kulit pundaknya berwana merah muda.
Mukanya tidak ada warna dominan
Pada matanya terdapat lingkaran biru muda disekitar sisi luar matanya.
Warna hidung merah muda campur warna hati.
Matanya hitam

Umur 2 bulan (Remaja) Rp.2,5 juta/pasang
Jantan saja 1,3 juta/ekor
Betina saja 1,8 juta/ekor
Umur 8 bulan (Indukan) Rp.3 juta/pasang
Jantan saja 1,6 juta/ekor
Betina saja 2,1 juta/ekor


Dark Gray
Durinya putih dibalut hitam dengan sedikit warna coklat seperti karat dibagian ujung luar durinya.

Yang lainnya sama seperti Salt & Pepper kecuali pada kulit pundaknya berwarna abu-abu gelap, hampir hitam.
Hidungnya berwarna hitam.

Grey
Durinya putih dibalut hitam dengan sedikit warna coklat seperti karat dibagian ujung luar durinya.
Wajahnya berwarna hitam.
Kulit pundaknya berwarna abu-abu.
Hidungnya berwarna hitam.

Ruby Eyed Cinnicot
Durinya putih, 50% nya dibalut warna Cinnamon dan sisanya warna orange beige pucat.
Kulit pundaknya berwana merah muda.
Mukanya tidak ada warna dominan
Warna hidung merah muda campur warna hati.
Matanya berwarna merah ruby gelap
Indukan Rp.8 juta/pasang (F1 Import)
Jantan saja 4 juta/ekor
Betina saja 5 juta/ekor

Champagne
Durinya putih, 75% nya dibalut warna orange beige pucat dan sisanya warna cinnamon.
Kulit pundaknya berwana merah muda.
Mukanya tidak ada warna dominan.
Warna hidung merah muda campur warna hati.
Matanya berwarna merah ruby.
Indukan Rp.8 juta/pasang (F1 Import)
Jantan saja 4 juta/ekor
Betina saja 5 juta/ekor


Apricot
Durinya putih, dibalut warna orange beige pucat.
Bagian perut bawah berwarna putih.
Mukanya tidak ada warna dominan.
Warna hidung merah muda.
Matanya berwarna merah ruby.
Indukan Rp.8 juta/pasang (F1 Import)
Jantan saja 4 juta/ekor
Betina saja 5 juta/ekor

Pale Apricot
Durinya putih, dibalut warna tegas orange kuning pucat.
Bagian perut bawah berwarna putih.
Mukanya tidak ada warna dominan.
Warna hidung merah muda.
Matanya berwarna merah ruby.
Indukan Rp.8 juta/pasang (F1 Import)
Jantan saja 4 juta/ekor
Betina saja 5 juta/ekor

Chocolate Chip

Chocolate Snowflake
Durinya putih, dibalut warna tegas orange kuning pucat.
Bagian perut bawah berwarna putih.
Mukanya tidak ada warna dominan.
Warna hidung merah muda.


Charcoal White
Durinya antara 95% – 97% putih solid, sisanya berwarna putih dibalut hitam dengan ujungnya berwarna coklat karat.
Mukanya berwarna hitam.
Warna kulit pundaknya abu-abu
Warna hidung hitam.
Matanya berwarna hitam.

Brown White

Durinya antara 95% – 97% putih solid, sisanya berwarna putih dibalut warna coklat muda oak.
Beberapa duri dapat juga bibalut warna coklat
Mukanya berwarna muda.
Matanya ada cincin biru muda disekitar sisi luar.
Warna kulit pundaknya berwarna merah muda dengan sebagian kecil berpigmen abu-abu
Warna hidung warna hati dengan bercak hitam.

Although the term “Algerian” is commonly used to refer to a species of hedgehog, the IHA also recognizes it as a separate colour category from that of the White-Bellied colours. A hedgehog exhibiting the colour traits of an Algerian may or may not exhibit the physical traits. (larger body, longer nose and larger ears) Since the two species have been interbred to produce the domestic hedgehog, the only true trait of the Algerian species left is the colour as this does not mix with the colours of the White-Bellied species.
Algerian coloured hedgehogs can be easily distinguished by looking at the “eye” or “cheek” patches as shown on the left. If the hedgehog has cheek patches, then the hedgehog in question is in the Algerian colour range. If it does not, then the hedgehog is in the White-Bellied range. This is a far more accurate means of identification than the older method of looking for “cream” or off-white coloured quills, rather than the white quills of the White-Bellied species.

ALGERIAN DARK GREY
Spines are cream, banded by black with rust edges. The banding extends almost to the tip of the spines. The skin is almost jet black. The face mask is extensive and extends from beneath the eyes almost to the quill line beneath the ears.
The overall appearance is that of rust-coloured spines.
All other features are the same as BLACK ALGERIAN.

ALGERIAN GREY

ALGERIAN GREY
Spines are cream, banded by black with rust edges. The skin is heavily mottled. The overall appearance is that of rust and cream coloured spines. The nose is black, the face has a dark mask and the cheek patches are a deep, golden-brown.

ALGERIAN CHOCOLATE
Spines are cream, banded by chocolate-brown. The skin is near-black, the mask is medium brown and the eye patches are brown to rich golden-brown. Mottling of the underbelly is extensive. The nose is dark, chocolate brown.

ALGERIAN BROWN
Spines are cream, banded by light brown. The skin is dark gray, the mask is medium brown with light golden brown cheek patches. There is light mottling of the underbelly. The nose is chocolate brown.

ALGERIAN CINNAMON
Quills are cream, banded by rich cinnamon-orange. The skin is gray, the mask is pale with light brown cheek patches and the nose is chocolate brown with liver highlights. There is light mottling of the underbelly

ALGERIAN DARK CINNICOT
Quills are cream, banded by dark cinnamon-orange spines as well as a small number of dark apricot banded spines. The skin is gray, the mask is pale with light brown cheek patches and the nose is liver, mottled with chocolate brown. There is no mottling of the underbelly.

ALGERIAN CINNICOT
Quills are cream, banded equally by cinnamon-orange spines and dark apricot banded spines. The skin is gray, the mask is pale with light brown cheek patches and the nose is liver, mottled lightly with chocolate brown. There is no mottling of the underbelly.

ALGERIAN APRICOT
Quills are cream, banded by pale orange. The skin is pink with a very pale hint of gray. There is no mask but there are very pale orange-brown cheek patches. The nose is pink with a pale liver rim. There is no mottling of the underbelly.

ALGERIAN CHOCOLATE SNOWFLAKE
Spines are interspersed approximately 50/50 by solid cream quills with no bands and banded quills with chocolate-brown. The skin is near-black, the mask is medium brown and the cheek patches are brown to rich golden-brown. Mottling of the underbelly is extensive. The nose is dark, chocolate brown.

ALGERIAN CINNICOT SNOWFLAKE
Spines are interspersed approximately 50/50 by solid cream quills with no bands and banded quills with an equal mix of cinnamon-orange spines and dark apricot banded spines. The face is masked with orange cheek patches.
The underbelly is white with some pale mottling possible. The eyes are black.
Skin on the shoulders is gray-pink.
The nose is mottled with brown and gray-pink.

ALGERIAN APRICOT SNOWFLAKE
Quills are cream, banded by pale orange. The skin is pink with a very pale hint of gray. The face may be masked by very light orange cheek patches.
The underbelly is white.
Skin on the shoulders is gray- pink. The eyes are black.
The nose is gray-pink.

ALGERIAN CHOCOLATE WHITE
Between 95 and 97% of the spines are solid white. The remainder are white, banded by dark chocolate-brown.
The skin over the shoulders is dark gray.
The face is masked by light brown with a golden-brown cheek patch. The eyes are black.
Mottling of the underbelly may be seen.
The nose is chocolate-brown.

Agar standard warna yang dipakai sesuai dengan standard international, Foto-foto diatas sebagian besar berasal dari http://www.hedgehogclub.com/colorguide.html

399 votes, 5.00 avg. rating (100% score)